Pemain Terbaik Liga Inggris versi Jurnalis: Jordan Henderson

Pemain Terbaik Liga Inggris versi Jurnalis: Jordan Henderson – Jordan Henderson tampil gemilang membawa Liverpool juara Liga Inggris 2019/2020. Kapten The Reds itu didapuk sebagai pemain terbaik liga pilihan para wartawan.

Henderson musim ini statistiknya terbilang biasa saja, tak begitu wah, dengan torehan empat gol dan lima assist dari 30 penampilan di Liga Inggris. Masih banyak gelandang lain yang punya catatan lebih baik ketimbang dia.

Tapi, Henderson tak dipungkiri punya keunggulan dari jiwa kepemimpinan di lapangan serta semangatnya yang selalu membara, sehingga Liverpool bisa terus tampil trengginas musim ini. Sebelum pandemi virus corona, Liverpool cuma kalah sekali dan seri sekali dari 29 pertandingan.

Sebelum akhirnya trofi Premier League 2019/2020 dikunci Henderson dkk. di pekan ke-31. Statistik menyebut tanpa kehadiran Henderson, Liverpool meraih empat kemenangan, dua seri, dan dua kekalahan. Pemain Terbaik Liga Inggris versi Jurnalis: Jordan Henderson.

Alhasil, Asosiasi Jurnalis Inggris atau disebut FWA (Football Writers’ Association’s) menobatkan Henderson sebagai pemain terbaik Liga Inggris, dengan jumlah suara mencapai lebih dari seperempat. Henderson mengalahkan empat rekan setimnya di Liverpool, Virgil van Dijk, Alisson Becker, Sadio Mane dan Trent Alexander-Arnold, serta gelandang Manchester City, Kevin De Bruyne, dan penyerang Manchester United Marcus Rashford.

Jordan Henderson jadi pemain Liverpool ke-12 yang memenangi FWA Player of The Year award. Liverpool jadi klub terbanyak yang memenangi penghargaan ini dengan total 14 pemain, unggul dari Manchester United dan Tottenham Hotspur dengan sembilan pemain.

“Mewakili seluruh pemain dari skuat ini, saya menerima penghargaan ini. Karena tanpa mereka, saya tidak bisa mendapatkan award ini. Para pemain ini membuat saya jadi pemain yang lebih baik – pemimpin dan pribadi yang lebih baik,” ujar Henderson seperti dikutip twitter @officialwa.

“Saya berharap mereka yang memilih saya juga menghargai kontribusi tim. Penghargaan individu itu spesial dan saya tentu senang. Tapi, tanpa kehadiran para pemain lain, saya tidak bisa seperti sekarang,” sambung Jordan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *