Sarri Kirim Sinyal Juventus Korbankan Scudetto Demi Liga Champions

Sarri Kirim Sinyal Juventus Korbankan Scudetto Demi Liga Champions

Sarri Kirim Sinyal Juventus Korbankan Scudetto Demi Liga Champions
Sarri Kirim Sinyal Juventus Korbankan Scudetto Demi Liga Champions

Saudaraberita – Maurizio Sarri menegaskan bahwa Scudetto adalah tujuan Juventus. Jika Juve ingin trofi Liga Champions, tak tutup kemungkinan harus melepas Scudetto.

Juventus telah menjadi rajanya Serie A selama delapan musim beruntun. Si Nyonya Tua punya peluang meraih gelar Scudetto yang kesembilan secara beruntun.

Juve saat ini memimpin klasemen dengan 60 poin dari 25 laga. Unggul empat angka dari Lazio yang baru main 24 kali.

Pencapaian oke Juventus di Serie A dalam delapan musim terakhir tak berbanding lurus saat di Liga Champions. Bianconeri dua kali gagal di final saat masih diasuh Massimiliano Allegri.

Tak bisa dipungkiri lagi, bahwa Liga Champions adalah ambisi besar Juventus. Terlebih manajemen sudah mendatangkan Cristiano Ronaldo pada musim lalu dan banyak merombak tim musim ini demi mengejar mimpi di Eropa.

Juventus terakhir kali mengangkat trofi “Si Kuping Besar” pada musim 1995/1996. Artinya sudah mau 24 tahun Juve tak laga merasakan momen tersebut.

Klub asal kota Turin ini bahkan menyandang status runner-up terbanyak di Liga Champions. Juventus gagal menang di final pada 1973, 1983, 1997, 1998, 2003, 2015, dan 2017.

Sarri sadar betul bahwa Liga Champions adalah impian seluruh orang yang mencintai Juventus. Di sisi lain, dia mengingatkan bahwa Scudetto adalah tujuan dan harus ada yang dikorbankan jika ingin trofi Liga Champions.

“Tujuan kami haruslah Scudetto dan Liga Champions sebuah impian. Dalam hidup kadang-kadang ada baiknya mengejar impian Anda dan kehilangan tujuan Anda,” kata Sarri seperti dikutip dari Saudaraberita.

“Masalahnya dengan turnamen itu adalah bahwa sangat sedikit pertandingan di sistem gugur dan masing-masing bisa menentukan. Ini adalah kompetisi yang berada dalam jangkauan 10-12 tim, jadi siapa pun yang menang pada akhirnya bukan hanya yang terbaik, tetapi juga yang paling beruntung,” Sarri menegaskan.

Juventus saat ini berada di babak 16 besar Liga Champions. Bianconeri menantang Lyon di leg pertama pada Kamis (27/2/2020).

Baca Juga : 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *